Kualitas tamatan pesantren dituntut untuk memenuhi standar kompetensi dunia . Salah satunya, selain mampu menguasai materi pelajaran, santri harus dapat berinteraksi dan aktif dalam hubungan sosial. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu alat pengenalan santriĀ  pada hubungan sosial. Di dalamnya terdapat pendidikan pengenalan diri dan pengembangan kemampuan selain pemahaman materi pelajaran.